Monday, March 24, 2008

feri latief

Feri Latief ku panggil *EMAS* (panggilan khususku kebeliau)
kenal beliau di YM.
beberapa bulan chat, ngobrol sana sini, tidak tentang banyak hal, akhirnya kita berikrar jadi sahabat pada tgl 28 Desember 2007.

Persahabatan ini sangat unik karena aku meyakininya bangeeet, bahwa antara aku dan bliau bisa menjadi sahabat dan melewati masa2 berang bersama.
Saling membantu, memberi masukan hal2 positive, saling mengingatkan apabila kita melenceng dari jalur.

Menjadi *SAHABAT* perlu proses ber tahun2, kedua belah pihak mesti belajar saling menerima, memberi, memaafkan dan tidak menghakimi. Saat2 ini aku dan Feri Latief melakukan proses itu. Dan dalam hal ini (disadari atau tidak) Feri Latief sudah maju beberapa langkah kedepan, memberi beberapa point dan menunjukkan keberadaannya sebagai sahabat.


Saat aku ngungkapin ke beliau 350D ku pengen di IR, beliau menyarankan untuk mengirim 350D ku ke Jakarta dan beliau yg akan menindak lanjutinya ke Harlim

Saat aku bilang pembayaran baru aku bisa transfer tgl 26 setelah aku gajian beliaupun bilang ..

*jangan kuatir, relaxe saja, saya talangin dulu*
...huh!!!! kalau bukan karena berkualitasnya persahabatn ini .. lalu apa namanya? ..persahabatan tidak menilai untung dan rugi... persahabatan adalah saling ada untuk satu sama lain, dalam hal apapun..situasi apapun..kondisi apapun..

Saat aku bilang ke beliau bahwa aku akan ke Indonesia dan mendapatkan kendala soal penginapan beliau menawarkan bantuan untuk menyarikan tempat penginapan yg sesuai dengan bugdetku. Dan beliau ngebantu dan bahkan mencarikan yg lebih baik dari hanya sebuah penginapan. Kemaren beliau sempet ninggalin offline message:

*Betty, ada kabar baik. Temanku punya rumah susun di tanah abang dan betty boleh tinggal disana*

saat aku respon lewat sms ke beliau malem nya .. beliau jawab lagi

*Saya sedang di rumah susunnya nih. Dia bilang mbak tinggal di rumah dia aja. Kecil siih, tapi lumayan layau*

Aku beruntung sekali dan tak pernah menyesalinya menjadi seorang Betty, mengenal dan punya Sahabat2 yg mengerti, mempunyai teman2 yg menganggap dan menyatakan aku baik ..
(baik macam mana aku gak tau.. masing2 pada punya penilaian sendiri)

Ada kalanya aku cuma membuat mereka tertawa,
Adakalanya aku mewujudkan mimpi2 mereka,
Adakalanya aku menjadi pendengar,
Adakalanya cuma menawarkan tissue untuk menghapus airmatanya,
Adakalanya aku cuma bisa membantu dengan tenaga,
.. namun juga terkadang dengan ide2 dan wejangan ku

Dan kalau aku juga menjadi orang tua asuh, itu bukan berarti aku baik, tetapi..
.. karena aku hanyalah perantara untuk memberikan kebaikan,dan..
kalau aku ingin seseorang berhasil dan membantunya dengan receh yg aku punya itu karena aku perduli,

Kali ini aku belum menunjukkan ke existensianku sebagai sahabat ke pada Feri Latief... tapi ada saatnya aku akan ada..dan aku harus bisa :D

Peace Man!!

No comments: